Ielts Vs Oet Mana Yang Terbaik Untuk Perawat Indonesia Ke Inggris Australia

IELTS vs OET, Mana yang Terbaik untuk Perawat Indonesia ke Inggris & Australia?

Ringkasan Analisis (Update 2026):
  • Relevansi Konten: OET (Occupational English Test) lebih disukai perawat karena materi tesnya relevan dengan dunia medis (seperti menulis surat rujukan pasien), berbeda dengan IELTS yang bersifat akademis abstrak.
  • Faktor Biaya: IELTS jauh lebih ekonomis (±Rp 3,5 Juta) dibandingkan OET yang bisa mencapai ±Rp 6,5 Juta (AUD 587).
  • Regulasi Baru: Nursing and Midwifery Council (NMC) Inggris kini melonggarkan syarat skor IELTS Writing menjadi 6.5 (sebelumnya 7.0), menjadikan IELTS kembali kompetitif.
  • Kesimpulan: Jika anggaran terbatas, pilih IELTS. Jika anggaran fleksibel dan Anda kesulitan dengan topik umum, pilih OET.

Gelombang permintaan tenaga medis, khususnya perawat Indonesia, untuk bekerja di Inggris (NHS) dan Australia terus melonjak di tahun 2026. Gaji yang kompetitif dan jenjang karir yang jelas menjadi daya tarik utama.

Namun, satu rintangan besar menghadang: Sertifikasi Bahasa Inggris. Perawat sering dihadapkan pada dilema klasik: Memilih IELTS Academic yang “murah tapi materinya sulit/umum”, atau OET yang “relevan dengan dunia medis tapi harganya selangit”.

Artikel ini akan membedah analisis Return on Investment (ROI) karir bagi Anda, para pahlawan kesehatan. Mana yang sebaiknya Anda ambil bersama bimbingan LKP Webster Kampung Inggris?

1. Mengenal Dua Kompetitor: IELTS Academic vs OET

IELTS Academic (The Generalist)

Tes ini menguji kemampuan bahasa Inggris akademis tingkat tinggi. Topiknya sangat luas dan abstrak, mulai dari sejarah, lingkungan, hingga astronomi.

Tantangan bagi Perawat: Anda mungkin diminta menulis esai tentang “Dampak Urbanisasi terhadap Polusi Udara”, topik yang jauh dari keseharian di rumah sakit.

OET (The Specialist)

Didesain khusus untuk 12 profesi kesehatan. Materi tesnya adalah simulasi tempat kerja.

Keuntungan bagi Perawat: Di sesi Writing, Anda diminta menulis “Surat Rujukan Pasien (Referral Letter)”. Di sesi Speaking, Anda bermain peran (roleplay) sebagai perawat yang menenangkan pasien. Kosakatanya sudah menjadi “makanan sehari-hari” Anda.

2. Analisis Biaya: Siapa Lebih Ramah di Kantong?

Faktor ekonomi sering menjadi penentu utama. Berikut perbandingannya di tahun 2026:

Komponen IELTS Academic OET (Nursing)
Estimasi Biaya Rp 3.500.000 – Rp 3.800.000 AUD 587 (± Rp 6.200.000 – Rp 6.500.000)
Lokasi Tes Tersebar di banyak kota di Indonesia Terbatas (Jakarta, Surabaya, Denpasar) & Online
Penyelenggara IDP / British Council Cambridge Boxhill Language Assessment

Insight: Biaya satu kali tes OET hampir setara dengan dua kali tes IELTS. Jika Anda gagal di OET, kerugian finansialnya jauh lebih besar.

3. Faktor Skor: Relaksasi Aturan NMC Inggris

Dulu, OET dianggap “jalan pintas” karena syarat skor IELTS sangat tinggi (Band 7.0 di semua skill). Namun, Nursing and Midwifery Council (NMC) UK telah melakukan perubahan kebijakan yang menguntungkan pengguna IELTS.

Syarat Skor Masuk Inggris (NMC):

  • IELTS: Listening 7.0, Reading 7.0, Speaking 7.0, Writing 6.5.

    (Turunnya syarat Writing menjadi 6.5 adalah “Game Changer” karena Writing adalah bagian tersulit bagi kebanyakan orang Indonesia).

  • OET: Grade B di Listening, Reading, Speaking, dan Grade C+ di Writing.

Sementara untuk Australia (AHPRA), syaratnya masih ketat: IELTS 7.0 di semua band (no band less than 7) atau OET Grade B di semua skill.

4. Mana yang Harus Anda Pilih?

Pilih IELTS Academic Jika:

  • Budget Terbatas: Anda ingin menghemat biaya tes.
  • Target Inggris (UK): Relaksasi skor Writing menjadi 6.5 membuat IELTS kini lebih “bisa ditembus” (achievable).
  • Dasar Bahasa Inggris Kuat: Anda terbiasa membaca artikel umum dan memiliki logika esai yang baik.
  • Akses Lokasi: Anda tinggal jauh dari Jakarta/Surabaya dan butuh lokasi tes terdekat.

Pilih OET Jika:

  • Budget Fleksibel: Anda tidak masalah membayar lebih mahal demi materi yang “terasa” lebih mudah.
  • Target Australia: Karena AHPRA belum menurunkan syarat IELTS (tetap 7.0 semua), OET seringkali lebih mudah untuk mendapatkan nilai tinggi di Writing dibanding IELTS Writing 7.0.
  • Sulit Imajinasi Abstrak: Anda kesulitan jika disuruh berargumen tentang topik sosial/lingkungan, tapi lancar jika bicara soal diagnosa medis.

5. Persiapan Adalah Kunci

Baik IELTS maupun OET, keduanya membutuhkan strategi. Jangan mengandalkan kemampuan klinis saja, karena ini adalah tes bahasa.

Di LKP Webster Kampung Inggris Pare, kami menyarankan perawat untuk:

  1. Cek Kemampuan Umum: Gunakan Tes WEPT Online (Simulasi) untuk melihat level grammar dan listening dasar Anda.
  2. Ambil Kelas Intensif: Jika Anda memilih jalur IELTS (yang lebih hemat), bergabunglah dengan Kelas IELTS Preparation 3 Bulan. Kami akan melatih Anda menaklukkan topik-topik abstrak IELTS agar skor Writing Anda aman di angka 6.5+.

FAQ – IELTS vs OET untuk Perawat

Berikut adalah 8 pertanyaan yang sering ditanyakan tenaga medis:

  • Q: Apakah OET pasti lebih mudah lulus?
    A: Tidak selalu. OET lebih “familiar” topiknya, tapi standar penilaian grammar-nya tetap tinggi. Banyak juga yang gagal di OET karena meremehkan aspek tata bahasa.
  • Q: Apakah IELTS Writing 6.5 itu sulit?
    A: Jauh lebih mudah dicapai daripada 7.0. Dengan latihan intensif selama 1-2 bulan di Kampung Inggris, skor 6.5 sangat realistis bagi lulusan S1 Keperawatan.
  • Q: Berapa lama masa berlaku sertifikat IELTS/OET?
    A: Umumnya 2 tahun. Namun, beberapa regulasi (seperti NMC) bisa menerima kombinasi dua sertifikat tes yang diambil dalam jarak 6 bulan (Clubbing Score), asalkan memenuhi kriteria tertentu.
  • Q: Apakah sertifikat IELTS General Training bisa dipakai perawat?
    A: TIDAK BISA. Baik NMC (Inggris) maupun AHPRA (Australia) mewajibkan IELTS Academic.
  • Q: Di mana saya bisa belajar OET di Kampung Inggris?
    A: Saat ini LKP Webster fokus pada spesialisasi IELTS Preparation. Namun, karena dasar OET dan IELTS sama (General English), program IELTS kami sangat membantu memperkuat fondasi bahasa Anda sebelum tes OET.
  • Q: Berapa gaji perawat di Inggris?
    A: Perawat Band 5 (entry level) di NHS Inggris memulai dengan gaji sekitar £28,407 per tahun (data 2025/2026), belum termasuk lembur. Sangat sebanding dengan investasi kursus dan tes.
  • Q: Apakah LKP Webster menyalurkan kerja ke Inggris?
    A: Kami fokus pada pendidikan bahasa. Namun, kami sering berbagi info dari agensi penyalur resmi yang datang ke Kampung Inggris untuk merekrut alumni kami yang sudah punya skor IELTS.
  • Q: Apa langkah pertama yang harus saya lakukan?
    A: Ambil Program IELTS untuk mengejar skor aman. Ini adalah modal utama. Tanpa sertifikat bahasa, Anda tidak bisa memproses visa kerja.

Investasi Cerdas untuk Masa Depan

Bagi perawat Indonesia, bekerja di luar negeri adalah lompatan karir yang besar. Jangan biarkan kendala bahasa menghalangi mimpi Anda.

Jika Anda ingin opsi yang paling cost-effective (hemat biaya) dan diterima secara global, IELTS Academic adalah pilihan terbaik, terutama dengan aturan baru NMC. Siapkan diri Anda sekarang di Kampung Inggris Pare.

Perawat Indonesia, Siap Go International?

Kejar skor IELTS Writing 6.5+ Anda bersama para ahli di asrama English Area.

Program Khusus IELTS
Cek Level Bahasa (Gratis)

Disclaimer

Informasi mengenai biaya tes dan persyaratan skor NMC/AHPRA dalam artikel ini mengacu pada data tahun 2026. Regulasi imigrasi dan registrasi profesi medis dapat berubah sewaktu-waktu. Calon pelamar wajib memverifikasi syarat terkini di situs resmi NMC UK atau OET Official.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *