Beda TOAFL dan TOEFL adalah pada bahasa yang diuji dan tujuan penggunaannya. TOAFL dipakai untuk mengukur kemampuan bahasa Arab, sedangkan TOEFL dipakai untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris.
- TOAFL: fokus pada bahasa Arab untuk non-penutur asli
- TOEFL: fokus pada bahasa Inggris untuk kebutuhan akademik atau administrasi tertentu
- Patokan aman: ikuti nama tes yang tertulis di syarat kampus, beasiswa, atau instansi
- Jangan disamakan: beda bahasa, beda materi, dan sering kali beda tujuan
Perbedaan TOAFL dan TOEFL secara paling singkat
Kalau ingin jawaban paling cepat, TOAFL adalah tes kemampuan bahasa Arab, sedangkan TOEFL adalah tes kemampuan bahasa Inggris. Karena bahasa yang diuji berbeda, materi yang dihadapi peserta dan kebutuhan akhirnya juga berbeda.
Bagi pemula, dua nama ini sering terdengar mirip sehingga mudah tertukar. Padahal, salah pilih tes bisa membuat hasil yang Anda punya tidak sesuai dengan syarat yang diminta lembaga tujuan.
| Aspek | TOAFL | TOEFL |
|---|---|---|
| Bahasa yang diuji | Bahasa Arab | Bahasa Inggris |
| Fokus umum | Kemampuan Arab untuk studi, seleksi, atau evaluasi belajar | Kemampuan Inggris untuk kampus, kerja, atau administrasi tertentu |
| Contoh materi | Istima’, Tarakib, Qira’ah | Tergantung jenis tes, misalnya Listening, Structure, Reading, atau 4 skill penuh |
| Pilih kapan | Saat syaratnya meminta tes bahasa Arab | Saat syaratnya meminta tes bahasa Inggris |
TOAFL adalah tes bahasa Arab
TOAFL merupakan singkatan dari Test of Arabic as a Foreign Language. Artinya, tes ini dipakai untuk mengukur kemampuan bahasa Arab bagi peserta yang bukan penutur asli bahasa Arab.
Di Kampung Inggris Pare, pembahasan resmi TOAFL mengarah pada kemampuan memahami bahasa Arab melalui komponen seperti menyimak, struktur, dan membaca. Karena itu, TOAFL lebih relevan untuk kebutuhan yang memang berhubungan dengan studi bahasa Arab, kampus berbasis keislaman, atau target akademik yang meminta bukti kemampuan Arab.
Jika Anda ingin melihat penjelasan dasarnya lebih lengkap, Anda bisa membuka halaman penjelasan TOAFL atau langsung cek program tes TOAFL OCEAN.
TOEFL adalah tes bahasa Inggris
TOEFL dipakai untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. Dalam praktiknya, nama TOEFL sering dipakai secara umum, padahal jenis tesnya bisa berbeda tergantung kebutuhan yang diminta oleh kampus atau lembaga.
Untuk pemula, bagian ini penting: jangan berhenti di kata “TOEFL” saja. Baca lebih teliti apakah syarat yang diminta adalah TOEFL ITP resmi, TOEFL iBT, atau sekadar TOEFL Prediction untuk kebutuhan internal tertentu.
Di Kampung Inggris Pare, Anda bisa melihat perbedaan jalur itu pada halaman WEPT atau TOEFL Prediction dan halaman TOEFL ITP resmi ETS.
Materi TOAFL dan TOEFL juga tidak sama
Perbedaan bahasa otomatis membuat isi tesnya juga tidak sama. Ini penting dipahami supaya Anda tidak belajar materi yang salah hanya karena nama tesnya mirip.
- TOAFL umumnya mengarah ke Istima’ (menyimak), Tarakib (struktur/tata bahasa), dan Qira’ah (membaca).
- TOEFL ITP umumnya menilai Listening, Structure and Written Expression, serta Reading.
- TOEFL iBT mengukur empat keterampilan utama, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
Jadi, meskipun sama-sama tes bahasa, arah persiapannya tetap berbeda. Peserta TOAFL perlu nyaman dengan teks dan struktur bahasa Arab, sedangkan peserta TOEFL perlu fokus pada bahasa Inggris sesuai format tes yang diminta.
Kapan sebaiknya pilih TOAFL?
TOAFL lebih tepat dipilih saat tujuan Anda memang berhubungan dengan bahasa Arab. Jangan mengambil TOAFL hanya karena namanya terdengar mirip TOEFL.
- Saat kampus atau program meminta bukti kemampuan bahasa Arab
- Saat Anda ingin mengukur level bahasa Arab secara lebih objektif
- Saat fokus belajar Anda memang ada di literasi Arab, bukan Inggris
- Saat Anda menyiapkan kebutuhan akademik yang berhubungan dengan bahasa Arab
Kapan sebaiknya pilih TOEFL?
TOEFL lebih tepat saat kebutuhan Anda berhubungan dengan bahasa Inggris. Karena jenisnya bisa berbeda, langkah paling aman adalah mencocokkan nama tes dengan syarat tertulis dari lembaga tujuan.
- Saat kampus atau beasiswa meminta skor bahasa Inggris
- Saat instansi meminta TOEFL ITP resmi atau jenis TOEFL tertentu
- Saat Anda ingin evaluasi kemampuan bahasa Inggris untuk studi atau kerja
- Saat Anda membutuhkan tes prediction sebagai latihan atau kebutuhan administrasi internal tertentu
Jangan tertukar antara TOEFL resmi dan TOEFL prediction
Ini bagian yang sering membuat bingung pemula. Saat orang berkata “butuh TOEFL”, belum tentu yang dimaksud adalah prediction. Ada kebutuhan yang memang meminta tes resmi, dan ada juga yang cukup menerima prediction sesuai kebijakan lembaga masing-masing.
Karena itu, patokan paling aman bukan tebakan, melainkan dokumen syarat yang Anda pegang. Kalau tertulis TOEFL ITP resmi ETS, maka pilih tes resmi. Kalau hanya butuh pemetaan level atau kebutuhan internal tertentu, prediction bisa jadi cukup, selama memang diterima oleh pihak tujuan.
Untuk memahami area abu-abunya, Anda bisa membaca penjelasan bedanya TOEFL Prediction dan TOEFL asli.
Supaya Anda tidak salah daftar tes
Beda TOAFL dan TOEFL bukan sekadar beda satu huruf, tetapi beda bahasa, beda materi, dan sering kali beda kebutuhan. Kalau target Anda bahasa Arab, arahkan ke TOAFL. Kalau target Anda bahasa Inggris, arahkan ke TOEFL dan cek lagi jenis tes yang diminta.
Untuk pembaca di Pare, Kampung Inggris, atau luar Kediri yang masih bingung, cara paling aman adalah mulai dari halaman program resmi lalu cocokkan dengan syarat kampus atau instansi Anda. Dengan begitu, Anda tidak buang waktu belajar materi yang salah atau mengambil tes yang tidak sesuai tujuan.
Masih ragu harus ambil yang mana? Cek dulu program TOAFL OCEAN jika kebutuhan Anda bahasa Arab. Jika kebutuhan Anda bahasa Inggris, bandingkan TOEFL Prediction WEPT dengan TOEFL ITP resmi ETS, lalu cocokkan dengan syarat lembaga Anda. Untuk rujukan umum tentang TOEFL, Anda juga bisa melihat penjelasan resmi dari ETS.


