Apa Itu Pre-IELTS? Program Pre-IELTS adalah fase krusial bagi pemula yang ingin Belajar IELTS dari Nol. Sebelum mempelajari trik menjawab soal, Anda wajib membangun fondasi Academic Grammar dan Vocabulary yang kokoh. Melompat langsung ke kelas prediksi skor tanpa dasar yang kuat adalah kesalahan fatal yang sering menyebabkan skor stuck di bawah 5.0.
Bingung harus mulai belajar dari mana? Merasa terintimidasi melihat soal Reading yang panjang atau mendengar Listening yang begitu cepat? Tenang, itu wajar.
Banyak peserta datang ke Kampung Inggris Pare dengan ambisi tinggi ingin langsung dapat skor 7.0, padahal struktur kalimat dasar (Basic Tenses) masih berantakan. Ibarat membangun gedung pencakar langit, Anda tidak bisa memulainya dari atap. Anda harus menggali fondasi yang dalam terlebih dahulu.
Mengukur Level Anda (Standar CEFR)
Sebelum masuk ke arena IELTS yang sesungguhnya, Anda perlu tahu di mana posisi Anda sekarang. IELTS bukanlah tes bahasa Inggris biasa, melainkan tes kemampuan akademis tingkat tinggi.
Berdasarkan standar internasional Common European Framework of Reference (CEFR), seorang pemula biasanya berada di level A2 (Elementary) atau B1 (Intermediate). Untuk siap menghadapi tes IELTS, Anda perlu mencapai level B2. Di sinilah peran kelas Pre-IELTS: jembatan untuk menaikkan level bahasa Anda dari “Conversational” menjadi “Academic”.
Kurikulum Pre-IELTS: Membangun Otot Akademis
Di kelas ini, kami tidak akan langsung menyodorkan simulasi tes yang membuat stres. Kami fokus membedah elemen pembentuk bahasa:
1. Grammar for IELTS (Bukan Sekadar Rumus)
Kami mengajarkan tata bahasa yang relevan untuk menulis esai dan berbicara formal. Bukan sekadar menghafal 16 tenses, tapi bagaimana menggunakan Passive Voice untuk mendeskripsikan proses, atau Conditional Sentences untuk berargumen.
2. Vocabulary Building
Mengubah kosakata “sehari-hari” menjadi kosakata “berkelas”.
Contoh: Mengubah kata “Good” menjadi “Beneficial”, “Bad” menjadi “Detrimental”.
3. Introduction to IELTS Skills
Pengenalan perlahan terhadap format tes. Anda akan mulai dibiasakan mendengar aksen British/Australian dan membaca teks topik sains/sosial ringan.
Pre-IELTS vs IELTS Preparation: Apa Bedanya?
Jangan sampai salah pilih kelas. Berikut panduannya:
| Fitur | Program Pre-IELTS | Program IELTS Preparation |
|---|---|---|
| Target Peserta | Pemula (Skor TOEFL < 450) | Siap Tes (Skor TOEFL > 500) |
| Fokus Materi | Perbaikan Struktur Kalimat & Kosakata | Strategi Menjawab & Manajemen Waktu |
| Target Output | Kesiapan Mental & Bahasa | Skor Band 6.5 – 7.5 |
FAQ – Pertanyaan Pemula
- Q: Saya benar-benar buta bahasa Inggris, apakah bisa ikut?
A: Sangat bisa. Justru kelas Belajar IELTS dari Nol ini didesain agar Anda tidak “kaget” saat bertemu soal asli. Kami mulai dari perbaikan fundamental yang sabar dan bertahap. - Q: Berapa lama durasi ideal di Pre-IELTS?
A: Idealnya 1 bulan penuh. Setelah fondasi kuat, barulah di bulan kedua Anda bisa “ngebut” di kelas IELTS Scoring atau Intensif. - Q: Apakah Pre-IELTS menjamin skor tinggi?
A: Pre-IELTS menjamin kemudahan belajar di tahap selanjutnya. Tanpa Pre-IELTS, peserta pemula biasanya akan frustrasi dan gagal paham materi strategi di kelas lanjutan. - Q: Apa bedanya dengan kursus General English biasa?
A: Kursus biasa fokus pada percakapan harian (Daily Conversation). Pre-IELTS fokus pada bahasa Inggris formal/ilmiah yang digunakan di lingkungan kampus luar negeri.
Jangan Bangun Rumah di Atas Pasir!
Perkuat fondasi bahasa Inggris Anda sekarang, agar perjalanan mengejar skor IELTS nanti terasa jauh lebih mudah dan cepat.
